Sablon Polyflex

Sablon Polyflex

Era serba digital seperti saat ini, hampir semua bidang usaha mulai menggunakan alat dan cara yang lebih modern dan praktis,tak terkecuali dalam bisnis sablon terutama dengan media kain ataupun garmen. Ketatnya persaingan atas tuntutan waktu agar lebih cepat dalam pengerjaan produksi membuat para pengusaha beralih ke cara yang lebih efisien. Salah satu contoh adalah mulai banyak digunakannya sablon polyflex karena lebih menghemat waktu dan lebih terlihat elegan.

Pada kesempatan kali ini kami akan mengulas secara khusus tentang sablon polyflex.

Sablon polyflex yang merupakan sablon paling banyak digunakan untuk jersey bola memang beberapa tahun belakangan ini sedang booming. Kini sablon polyflex tidak hanya digunakan pada kaos, jaket, tas, dll. namun juga digunakan di media lain yang berbahan kain. Hanya dibutuhkan komputer untuk membuat desain lalu mesin cutting untuk mencetak desain serta mesin heat press untuk menempelkannya. Proses sablon Polyflex kami berikan sedikit penjelasannya dibawah ini,

1.Membuat Desain

Desain yang digunakan berbasis vektor karena detail dari gambar dapat dibuat dengan maksimal dengan menggunakan desain vektor. Desain vektor bisa dibuat dengan bantuan Corel Draw atau Adobe Ilustrator.

2. Mencetak desain

Desain yang telah dibuat tadi untuk selanjutnya dicetak menggunakan mesin cutting digital atau lebih dikenal dengan istilah mesin cutting stiker.

3. Mengelupas Hasil Cutting

Jpeg

Setelah proses cutting selesai maka yang harus dilakukan adalah mengelupas cuttingan yang tidak digunakan secara perlahan untuk menyisakan desain utama yang hendak ditempel.

4. Proses Pengepresan ke Media

Setelah hasil cutting yang sudah dikelupas dan berbentuk seperti yang diinginkan. Sekarang waktunya menempelkan bahan polyflex tersebut ke media kain yang ingin digunakan dengan menggunakan mesin Heat Press.

5. Hasil Akhir Sablon Polyflex

Step terakhir jika proses pengepresan sudah selesai maka biarkan dahulu media yang dipres tadi dalam beberapa saat hingga dingin agar lem yang terdapat pada bahan polyflex benar-benar merekat erat pada media. Setelah dingin barulah proses pengelupasan lapisan bening pada polyflex tadi dilakukan.

Dari proses yang dijabarkan diatas dapat disimpulkan kelebihan sablon Polyflex yakni : proses cepat dan mudah, biaya lebih murah, memungkinkan untuk menggunakan desain yang berbeda secara satuan, hasil lebih presisi, tidak banyak sisa bahan terbuang, awet dan tahan lama, warna tidak akan pudar meskipun dicuci berkali-kali.

Disamping banyaknya kelebihan yang dimiliki sablon Polyflex, terdapat kekurangan dari sablon ini. Diantaranya yakni, pilihan warna tidak banyak, mesin yang digunakan memiliki harga yang lumayan mahal, belum begitu familiar di daerah tertentu.

 

Demikianlah beberapa kelebihan dan kekurangan sablon menggunakan bahan polyflex. Jika kalian membutuhkan jasa sablon polyflex, anda bisa menghubungi kami di :